AMALAN-AMALAN UTAMA
Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda: "Barang siapa melakukan shalat berjama'ah karena Allah dan selama 40 hari dia mendapatkan takbir pertama (dalam setiap shalat), maka akan dicatat baginya dua kebebasan: kebebasan dari api Neraka dan kebebasan dari (sifat) kemunafikan." (H. hasan. Lihat dalam Shahih Al-Jami' oleh Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani)
Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda: "Apabila manusia itu mengetahui keutamaan (pahala) yang ada pada panggilan shalat dan shaff pertama, kemudian (jika) untuk mendapatkan (keutamaan itu) mereka harus berundi, tentu mereka akan berundi untuk mendapatkanya." (Muttafaq 'Alaih)
Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda: "Barang siapa mengisi celah (kekosongan shaff dalam barisan shalat), maka Allah mengangkat derajatnya dengan amalan itu dan Dia bangunkan baginya sebuah rumah di Surga." (HSR. At-Thabrani)
Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda: "Barang siapa memelihara shalat Al-Bardain (yaitu shalat Subuh dan Asar), maka dia akan masuk Surga." (Muttafaq 'Alaih)
Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda: "Barang siapa menunaikan shalat Isya' secara berjama'ah, maka dia seperti orang yang mendirikan shalat malam setengah malam, dan barang siapa menunaikan shalat Subuh secara berjama'ah, maka dia seperti orang yang mendirikan shalat malam semalaman penuh." (HR. Muslim)
Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda: "Tidaklah seorang hamba muslim melakukan shalat sunnah karena Allah Ta'ala pada setiap hari 12 raka'at, melainkan Allah membangunkan baginya sebuah rumah di Surga." (HR. Muslim)
Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda: "Dua raka'at (shalat sunnah) sebelum Fajar (Subuh) lebih baik dari dunia dan seisinya." (HR. Muslim)
Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda: "Barang siapa menunaikan shalat (sunnah) sebelum Zhuhur 4 raka'at dan sesudahnya 4 raka'at, maka Allah haramkan baginya api Neraka." (Lihat Shahih Al-Jami' oleh Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani)
Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda: "Barang siapa pergi ke Masjid (untuk shalat) berjama'ah, maka setiap langkah (kirinya) menghapus kejelekan dan setiap langkah (kanannya) ditulis baginya kebaikan, (setiap) pulang dan pergi." (HSR. Ahmad)
Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda: "Tidaklah seseorang di antara kalian berwudhu dengan sempurna, kemudian mendirikan shalat dua raka'at, menghadap dengan sepenuh hati dan wajahnya kecuali diwajibkan kepadanya Surga." (HR. Muslim)
Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda: "Barang siapa menunaikan shalat Subuh secara berjama'ah, kemudian duduk berdzikir kepada Allah sampai terbit matahari, terus melakukan shalat (sunnat) dua raka'at, maka baginya pahala seperti pahala haji dan umrah, kemudian Beliau shallallahu alaihi wa sallam bersabda: "(secara) sempurna 3x." (H. hasan riwayat At-Tirmidzi)
Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda: "Wahai manusia sebarkanlah salam, berikanlah makan (kepada fakir miskin), sambunglah tali silaturahim (persaudaraan) dan shalatlah (tahajjud) sedangkan manusia dalam keadaan tidur, maka kalian akan masuk Surga dengan selamat." (HR. At-Tirmidzi dengan sanad yang shahih)
Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda: "Barang siapa berpuasa satu hari di jalan Allah, maka Dia akan jadikan antara engkau dan api Neraka parit pembatas (yang dalamnya) antara langit dan bumi." (Lihat Shahih Al-Jami' oleh Syaikh Al-Albani)
Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda: "Barang siapa berpuasa satu hari di jalan Allah. Maka Dia jauhkan dari (orang itu Neraka) Jahannam sejauh perjalanan seratus tahun." (Lihat Shahih Al-Jami' oleh Syaikh Al-Albani)
Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda: "Berpuasa tiga hari setiap bulan Hijriah, bagaikan berpuasa satu tahun penuh." (Muttafaq 'Alaih). Hadits ini adalah anjuran untuk kita melakukan puasa pada hari-hari putih (hari-hari terang bulan), yaitu pada tgl 13 -14 -15 dari setiap bulan Hijriah.
Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda: "Barang siapa mengantar jenazah seorang muslim karena iman dan mengharap pahala, dan dia terus mengikutinya hingga dishalatkan dan sampai selesai dikebumikan, maka dia akan pulang dengan membawa pahala dua qirath, tiap satu qirath sebesar bukit Uhud. Dan barang siapa men-shalatkannya kemudian kembali sebelum (mayit) dikubur, maka dia kembali hanya dengan membawa pahala satu qirath." (HR. Al-Bukhari)
Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda: "Barang siapa memberikan tenggang waktu kepada orang yang kesulitan (membayar hutang) atau bahkan membebaskannya, maka Allah akan melindunginya (kelak) pada hari qiyamat di bawah perlindungan arsy-Nya, di hari yang tidak ada perlindungan kecuali perlindungan-Nya." (HSR. At-Tirmidzi)
Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda: "Orang yang membantu janda dan orang miskin bagaikan orang yang berjihad di jalan Allah, dan saya tengarai (beliau) bersabda: "Bagaikan orang yang tidak pernah berhenti bangun shalat malam dan bagaikan orang yang tidak pernah berhenti puasa." (Muttafaq 'Alaih)
Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda: "Saya dan orang yang memelihara anak yatim (dengan baik) di Surga adalah begini, sembari Beliau memberikan isyarat dengan jari telunjuk dan tengahnya sambil merenggangkan keduanya." (HR. Bukhari)
Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda: "Tidaklah seorang muslim menjenguk (saudaranya sesama) muslim di waktu pagi kecuali 70.000 malaikat mendoakannya sampai sore hari, dan tidaklah menjenguknya di waktu sore kecuali 70.000 malaikat mendoakannya sampai pagi hari, dan baginya sebuah kebun di Surga." (HSR. At-Tirmidzi)
Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda: "Sesungguhnya sesuatu yang akan mengikuti seorang mu'min dari amalan dan kebaikan-kebaikannya setelah dia mati, (adalah) ilmu yang dia ajarkan dan disebarkan atau seorang anak shalih yang dia tinggalkan atau sebuah mushaf (Al-Qur'an) yang dia wariskan atau sebuah Masjid yang dia bangun atau sebuah rumah yang dia bangun untuk ibnu sabil (musafir) atau sungai yang dia alirkan atau sedekah yang dia keluarkan dari hartanya dikala dia hidup dan sehat, (itu semua) akan sampai kepadanya setelah mati." (Hadits ini dihasankan oleh Syaikh Al-Albani)
Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda: "Barang siapa membangun Masjid karena Allah walaupun seukuran sarang burung merpati, maka Allah membangun sebuah rumah di Surga baginya." (HSR. Al-Bazzar, At-Thabrani dan Ibnu Hibban)
Dari Abu Hurairah radhiallahu 'anhu, bersabda Nabi shallallahu alaihi wa sallam: "Siapakah di antara kalian yang pagi ini dalam keadaan berpuasa?" Abu Bakar berkata: Saya. Beliau bersabda (lagi): "Siapakah di antara kalian yang hari ini menjenguk orang sakit?" Abu Bakar berkata: Saya. Nabi bersabda (lagi): "Siapakah di antara kalian yang hari ini menyaksikan jenazah?" Abu Bakar berkata: Saya. Nabi bersabda: "Siapakah di antara kalian yang hari ini memberi makan seorang miskin?" Abu Bakar berkata: Saya. Bersabda Nabi sallallahu alaihi wa sallam: "Tidaklah terkumpul perkara-perkara ini pada seseorang dalam sehari kecuali dia akan masuk Surga." (Lihat Silsilah Hadits-hadits Shahihah oleh Syaikh Al-Albani: 88)
Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda: "Barang siapa mandi pada hari jum'at, (lalu pergi) menghadiri (majlis jum'at) di awal waktu dan mendapati permulaan khutbah, (dengan) berjalan dan tidak naik kendaraan, (lalu) mendekat kepada imam mendengarkan khutbah dan tidak melakukan perbuatan yang sia-sia, maka baginya atas setiap langkah (balasan pahala) amal setahun (beserta hitungan) pahala puasa dan shalat malamnya." (HSR. Ahmad, Abu Dawud dan At-Tirmidzi)
Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu an laa ilaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaik.